Lirik Lagu Elsa Pitaloka - Lebih Dari Teman Biasa
Bukan Bukan kerana rupa Bukan kerana harta Diriku tiada rasa cinta Tapi Aku ada yang memiliki Cinta tak mungkin aku bagi Ku
Bukan Bukan kerana rupa Bukan kerana harta Diriku tiada rasa cinta Tapi Aku ada yang memiliki Cinta tak mungkin aku bagi Ku
Kukira kau setia Ternyata kau mendua Teganya kau berdusta Sakit sungguh tiada terkira Kuhapus air mata Kubasuh perihnya luka Agar ku tak
Kumaafkan kekhilafanmu sayang dan tak akan mengulanginya lagi Tapi mengapa masih kau lakukan Sungguh dirimu tak punya hati Seringkali kau menyakiti hati
Karya musik berjudul “Ceng Ceng Po” yang diciptakan oleh Erick Sukir Genk dan dibawakan kembali oleh Fira Azzahra bersama OM Adella mengangkat
Lagu “Gulu Pedot” karya Koming, yang dibawakan kembali secara kolaboratif oleh Ajeng Febria dan Brodin, membawa latar belakang cerita tentang dinamika psikologis
Duh kembange ati Hang mageh sun rumati Sing bakal ilang roso tresno iki Duh pujane ati Mageh kroso tah riko Ojo sampek
sejak pertama berjumpa begitu indah kurasakan kita berbagi cerita selalu tertawa bahagia mulai bangun tidurku selalu ada kabar darimu kini semua berlalu
Karya musik berjudul “Sebelum Jalur Kuning” yang kemungkinan besar merujuk pada metafora atau plesetan kontekstual dari simbolisme budaya “janur kuning” garapan komposer
Kadung sing keneng dieman Banguro genengno ilang Yowis sing gelem diboti Sing usah ditangisi Ati endi hang sing tatu Kadung welase dimaru