Lirik Lagu Sumandhing - Shinta Arsinta Feat Sadewok
Karya musik berjudul “Sumandhing” yang diciptakan oleh Wahyu F Giri dan dibawakan kembali secara kolaboratif oleh Shinta Arsinta bersama Sadewok pada dasarnya
Karya musik berjudul “Sumandhing” yang diciptakan oleh Wahyu F Giri dan dibawakan kembali secara kolaboratif oleh Shinta Arsinta bersama Sadewok pada dasarnya
Karya musik “Baju Seken” yang dibawakan oleh Zicha Anesha dan diciptakan oleh komposer musik Minang, Erwin Agam, mengangkat metafora realitas sosial-ekonomi melalui
Lagu “Cinto Taguah Di Badan” karya Pinki Prananda dan Halilintar Morgan, yang dibawakan berkolaborasi dengan Anggrek, membawa narasi filosofis tentang loyalitas mutlak
Karya musik berjudul “Janji Suci” yang dibawakan oleh Aiman Junaidi membawa narasi filosofis tentang absolutisme komitmen dan loyalitas interpersonal di tengah realitas
Karya musik Sesayang Ini Kau Tipu Jua yang dibawakan oleh Anggrek dan diciptakan oleh Ajhay Pasma secara mendalam mengangkat narasi mengenai batas
Karya musik Minang “Di Ujuang Rantiang Nan Ratak” ciptaan Safril Saha yang dibawakan oleh Eja SM dan Andri Dharma secara filosofis merekam
Lagu berjudul Maafkan Diriku karya Alvin Rizqi Koswara yang dibawakan oleh Cut Rani Auliza secara mendalam menyoroti realitas konflik interpersonal yang berakar
Karya musik berjudul “Manihnya Galak Uda” yang dibawakan oleh Trio Tacilak dan diciptakan oleh Ajhay Pasma secara substantif mengeksplorasi tema romantisme kultural
Lagu Minang “Luko Badarah Ulang” karya cipta Ajhay Pasma yang dibawakan oleh Ali Gama bersama Febhy Febyola mengangkat dinamika konflik asmara pascaperjodohan