Tanpa ku tutup bibir ini terbungkam Tatap mata yang sungguh teramat dalam Tubuhku seteketika terdiam
Kau yang dulu pernah hadir dihidupku Ku anggap pelita yang tiada akhir Namunku salah menilai rasa Percayaku hanya sia-sia
Apakah ku tak pantas Berharap rasa padamu Dengan semua sikapmu Seolah mencintaku
Apakah hanya gurauan Selama ini kau ucapkan Harapanku hanyalah mimpi semata Harapanku hanyalah mimpi semata
Kau yang dulu pernah hadir dihidupku Ku anggap pelita yang tiada akhir Namunku salah menilai rasa Percayaku hanya sia-sia
Apakah ku tak pantas Berharap rasa padamu Dengan semua sikapmu Seolah mencintaku
Apakah hanya gurauan Selama ini kau ucapkan Harapanku hanyalah mimpi semata Harapanku hanyalah mimpi semata