Lirik Lagu Salah Apa - Maulana Wijaya

Berakhir jua akhirnya Usai sudah tertuang semua Adakah engkau sisakan sedikit rasa bahagia Sungguh tega

Aku mohon hapuskan derita Rindu ini semakin menyiksa Jatuhlah si air mata mengalir takkan terkira Penuh kecewa

Salah apa yang tak kumaafkan Susah mana yang tak kutemani Sepercik rasa tak kauhargai Engkau pun menjauh tak pernah kembali

Letih sudah ku merenung seorang diri Entah ke mana luka ini akan kubawa pergi Sakit sungguh dan takkan terbendung Batinku lelah raga yang rapuh Habis sudah tak mau lagi Ku main hati

Aku mohon hapuskan derita Rindu ini semakin menyiksa Jatuhlah si air mata mengalir takkan terkira Penuh kecewa Salah apa yang tak kumaafkan Susah mana yang tak kutemani Sepercik rasa tak kauhargai Engkau pun menjauh tak pernah kembali

Aku mohon hapuskan derita Rindu ini semakin menyiksa Jatuhlah si air mata mengalir takkan terkira Penuh kecewa Salah apa yang tak kumaafkan Susah mana yang tak kutemani Sepercik rasa tak kauhargai Engkau pun menjauh tak pernah kembali Letih sudah ku merenung seorang diri Entah ke mana luka ini akan kubawa pergi Sakit sungguh dan takkan terbendung Batinku lelah raga yang rapuh Habis sudah tak mau lagi Ku main hati Salah apa yang tak kumaafkan Susah mana yang tak kutemani Sepercik rasa tak kauhargai Engkau pun menjauh tak pernah kembali

Salah apa yang tak kumaafkan Susah mana yang tak kutemani Sepercik rasa tak kauhargai Engkau pun menjauh tak pernah kembali Engkau pun menjauh tak pernah kembali

The Scrapper Helliest Hell

Author Scrapper by: Putri Lestari, Yeni Febria, Ajeng Sabrina, Budi Yanto, Budi Mahendra

  • keponews.id (ca-pub-2917386584975451)
  • kepotimes.id (ca-pub-2917386584975451)
  • bestliriklagu.kepotimes.id (ca-pub-2917386584975451)
  • kepojenius.com (ca-pub-2917386584975451)
  • cerianews.id (ca-pub-2917386584975451)
  • kepolirik.com (ca-pub-5238719198170895)
  • kepolyrics.id
  • kepojenius.blogspot.com
  • stafaband-76.com
  • Let's go to Scraper Site / Splog / Content Farm / Made for Adsense (MFA) New Sites 2026 by Budi Mahendra.