Sudah terkenal di mana-mana Memasak nasi menjadi bubur Kalau tak jadi apa rasanya Tulang menangis di dalam kubur
Suasana hatiku sedang berduka Gara-gara cintaku diputus dia Sudah janji menikah hari selasa Tapi kini kasihku berpindah cinta
Malu hatiku masih dapat ditahan Tapi namaku jadi omongan orang Lebih baik kugali kubur yang dalam Agar tamat riwayat tanpa kenangan
Kalau kau tahu hancurnya hatiku Bagaikan kaca yang dilempar batu Luka hatiku mana bisa sembuh Bila dirimu bukan jodohku
Duhai kekasihku pujaan hatiku Kasihanilah daku di dalam siksamu
