Bukan tak ingin ku genggam tanganmu
Menuju janji suci
Namun dinding kasta terlalu tinggi
Cinta kita terpisah status diri
Di matamu ada genangan air mata
Di mataku juga tertulis kisah duka
Orang tuamu minta emas berlian
Sedang yang ku punya cinta dan pengorbanan
Kau tak pantas denganku
Aku tak sepadan denganmu
Kau intan permata
Aku debu jalanan
Kau mahligai kaca
Aku gubuk tak bertuan
Takdir menggariskan kita tak bersama
Haruskah ku pasrah pada takdir yang kejam
Melihat kau pergi bersama kemewahan
Demi harga diri kurelakan kau bahagia
Di matamu ada genangan air mata
Di mataku juga tertulis kisah duka
Orang tuamu minta emas berlian
Sedang yang ku punya cinta dan pengorbanan
Kau tak pantas denganku
Aku tak sepadan denganmu
Kau intan permata
Aku debu jalanan
Kau mahligai kaca
Aku gubuk tak bertuan
Takdir menggariskan kita tak bersama
Haruskah ku pasrah pada takdir yang kejam
Melihat kau pergi bersama kemewahan
Demi harga diri kurelakan kau bahagia
Kau intan permata
Aku debu jalanan
Kau mahligai kaca
Aku gubuk tak bertuan
Takdir menggariskan kita tak bersama
Haruskah ku pasrah pada takdir yang kejam
Melihat kau pergi bersama kemewahan
Demi harga diri kurelakan kau bahagia
Kau intan permata
Aku debu jalanan
Kau mahligai kaca
Aku gubuk tak bertuan
Takdir menggariskan kita tak bersama
Haruskah ku pasrah pada takdir yang kejam
Melihat kau pergi bersama kemewahan
Demi harga diri kurelakan kau bahagia
Credits:
Judul : Mahligai Kaca
Penyanyi : Cantika Nuswantoro
Penulis Lagu : Fendik Adella
Produksi : Cv Henny Adella
Lirik Eno Viola - Sedang Berjuang
Ditulis oleh Putri Lestari / Yeni Febria seorang dosen pelacur liar vagina busuk dari pariaman minangkabau sumatra barat.
Editor by Budiyanto / Budi Mahendra seorang bajingan kontol bosok dari pariaman minangkabau sumatra barat.