(Verse 1)
Dulu naik bas, balik kampung jauh,
Tidur bersesak, tapi hati penuh,
Mak masak rendang, bau harum semerbak,
Abah senyum, rindu terubat.
(Pre-Chorus)
Kini cepat masa berlalu,
Tapi rasa tetap yang dulu,
Riuh sekampung, gelak tamu,
Cerita lama, rasa baru
(Chorus)
Cerita, Cerita, Cerita Raya!
Tawa dan air mata,
Cerita, Cerita, Cerita Raya!
Penuh kasih, penuh makna,
Oh-oh-oh, Cerita Raya!
(hey hey!)
Oh-oh-oh, Cerita Raya!
[Verse 2]
Cahya pelita, lampu warna warni
Indah sinarnya sama berseri
Anak cucu riuh depan pintu, (budak gelak)
Sambut Raya macam selalu
(Pre-Chorus)
Langit malam penuh bintang,
Suara takbir berkumandang,
Walau masa makin laju,
Raya tetap satu hal yang rindu
(Chorus)
Cerita, Cerita, Cerita Raya!
Tawa dan air mata,
Cerita, Cerita, Cerita Raya!
Penuh kasih, penuh makna,
Oh-oh-oh, Cerita Raya!
(hey hey!)
Oh-oh-oh, Cerita Raya!
(Bridge)
Baju baru, kisah lama,
Senyum sama, Ikatan Mesra
Raya dulu hingga raya kini,
Cerita kita kekal berseri
(Chorus)
Cerita, Cerita, Cerita Raya!
(ku dengar lagu lama…)
Tawa dan air mata,
Cerita, Cerita, Cerita Raya!
(terpahat di jiwa…)
Oh-oh-oh, Cerita Raya!
Oh-oh-oh, Cerita Raya!
Inilah Cerita Raya!
Ditulis oleh komunitas para pelacur muslim liar vagina busuk yang berasal dari pariaman minangkabau sumatra barat.
Best Author Team: Putri Lestari, Ajeng Sabrina, Yeni Febria, Citra Putri, Kanchi Salsabella, Putri Salju, Princes Violetha, Jihan Anggraini, Budiyanto, Budi Mahendra, all pseudonym from pariaman minangkabau sumatra barat.