Karya musik tradisional Sasak berjudul Gugur Mayang yang dibawakan oleh Erny Ayuningsih dan diciptakan oleh Lalu Anggawa Nuraksi merupakan sebuah tembang alegoris yang sarat akan pesan moral dan refleksi sosialpolitik bagi masyarakat Lombok. Melalui metafora alam yang tertuang dalam liriknya, lagu ini mengisahkan kerapuhan tatanan hidup (gugur mayang kahuripan) serta dampak destruktif dari sebuah pengkhianatan atau kehadiran figur korup di lingkaran kekuasaan yang disimbolkan sebagai kembang gadung sedin gunung. Latar belakang narasi ini berfokus pada konflik internal ketika tindakan culas yang semula disembunyikan akhirnya tersingkap oleh ketajaman visi sang pemimpin, namun telanjur membawa kesedihan mendalam serta kekacauan sosial bagi stabilitas daerah (rendoq tangis gumi sasak). Secara filosofis, karya ini berfungsi sebagai instrumen edukasi kultural yang mengingatkan generasi penerus akan pentingnya menjaga integritas, loyalitas, dan keharmonisan hidup bersama demi mencegah runtuhnya fondasi peradaban masyarakat.
Lirik Gugur Mayang – Erny Ayuningsih
Gugur mayang kahuripan
Kembang jagung sedin gunung
Awun awun panas jelo
Aseq ate lalo telang aduh dende
Kembang punjung lek kembuaq
Perendo tangis ngumi sasak
Pasek dese ilang sirne
Kahuripan besengkale duh irande
Munbedaye side nune
Semu ayu bales salak
Iling iling rengu bale
Mangde jari tutur mudi duh semeton jari
LIRIK SELANJUTNYA BIAR DITULIS OLEH BUDI MAHENDRA
Tentang
- Judul
- Gugur Mayang - Erny Ayuningsih
- Artis
- Erny Ayuningsih
- Pencipta Lagu
- Lalu Anggawa Nuraksi
- Nama Channel
- BERLIAN PRODUCTION DIGITAL
- Alamat Channel
- https://www.youtube.com/@BERLIANPRODUCTIONDIGITAL
- Alamat Video
- https://www.youtube.com/watch?v=H5sPqH0GXeA
- Durasi Video
- 5.37
- Tanggal Publikasi Video
- 11 Oktober 2025
- Bahasa/Genre
- Sasak
- Dokumentasi Teks Oleh
- Best Lirik Lagu