Tahun lalu berjuta alasanku
Maaf tak bisa pulang, penghasilanku pas-pasan
Kali ini sudah lumayan
Berkat doamu dijabah Sang Maha Kaya
Dan tahun ini ku bisa pulang
Oleh-oleh sudah di tangan
Tapi anehnya bukan kau yang menyambutku
Oh, ternyata kau yang lebih dulu pulang
Ku bertamu ke rumah barumu
Tak ada kamu, hanya papan dan namamu
Mana ocehanmu, wangian khasmu?
Jarak ini terlalu jauh, kalau rindu aku tak mampu
Soal ikhlas ternyata aku masih amatir
Gengsi menyelimutiku, manusia ini kehilanganmu
Sesi potret yang s’lalu kubenci
Aneh rasanya kau tak di sini
Susunan barisannya tak sama lagi
Satu, dua, tiga, ini nyata kau telah pergi
Ku bertamu ke rumah barumu
Tak ada kamu, hanya papan dan namamu
Mana ocehanmu, wangian khasmu?
Jarak ini terlalu jauh, kalau rindu aku tak mampu
Sesal hatiku tak sempat temani kamu
Harusnya kubisikan kata ajaib ke telingamu
Soal ikhlas ternyata aku masih amatir, masih sangat amatir
Gengsi menyelimutiku, manusia ini kehilanganmu
Kehilanganmu