Tengkarku denganmu di waktu sore itu
Kerasnya egomu bekukan ruangku
Kau sering menuduh tanpa bicara dulu
Langit mulai runtuh, luka makin penuh
Aku dan kamu semestinya tak bersama
Hilang warasnya t’rus menjadi luka
Drama dan air mata menu seharinya
Cukup untuk mencinta
Perdebatan itu tak s’lesai dari dulu
Nada bicaramu menyakitkan aku
Kumulai menjauh dari bayang dirimu
Kerasnya watakmu lukai rasaku
Aku dan kamu semestinya tak bersama
Hilang warasnya t’rus menjadi luka
Drama dan air mata menu seharinya
Cukup untuk mencinta
Sifatmu yang tak pernah berubah
Membuatku lelah dan jengah
Cukup sudah ku mengalah
Aku dan kamu semestinya tak bersama
Hilang warasnya t’rus menjadi luka
Drama dan air mata menu seharinya
Cukup untuk mencinta
Cukup untuk mencinta
Cukup untuk mencinta