Panggil dia kakanda
Tingkah polah nya pasti bikin elus dada
Hanya di wakanda
Petantang petenteng paling paten si parbada
Panggilkan t’challa
Karena ini akan bikin kau garuk garuk kepala
Biangnya masalah
Kau ambil hak orang lalu bilang akan dibalas pahala
Mulutmu bau kemunafikan
Banyak yang telah memperhatikan
Kata dan sikap berkebalikan
Tiada tanding bahkan setan
Bertekuk lututnya menyaksikan
Akrobat nalar bestliriklagu.com kau kendalikan
Sambil beternak bangun pasukan
Ambil hati tuan dan puan
Mulai muak mulai geram
Jangan pancing karena kami seram
Awas kau dihantam kalau lantam cukup diam
Macam emas tapi bukan antam
Bukan ancaman jangan lempar batu lalu sembunyi tangan
Kau beri tantangan?
Jangan kaget waktu datang badai ombak yang mematikan
Sekali sapu hanya dengan satu hantaman
Asbun di tiap omongan
Nirempati tanpa basa basi tak sungkan
Tiap buka mulut pancing keributan
Hati-hati kau kami buang ke lautan
Aku sial memang
Terperangkap dalam sistem jabatan dilelang
Penjahat berkumpul dalam gedung dia berlenggang
Mereka gang gang mereka paling sakti
11 12 sama instansi
Sebut mereka oligarki
Errghhh
Bajingan keparat engkau maling lintah darat
Tiap kali kau bicara langsung sakit nih kepala
Petantang petenteng padahal bikin salah
Bukannya mundur bikin orang naik darah
Bagaimana bisa minim empati
Apa kau lupa kami yang gaji
Rasanya ingin kau kami ganti
Karena kau itu b o d a t
Asbun di tiap omongan
Nirempati tanpa basa basi tak sungkan
Tiap buka mulut pancing keributan
Hati-hati kau kami buang ke lautan
Tukang tipu ulung
Cuman mau cari untung
Kasih makan
Yang tak bergizi
Gelar yang terhormat
Tiap hari banyak rapat
Tapi otaknya tak berisi
Cara main yang licik
Tak mau dengar kritik
Tapi ingat kami takkan pernah diam tak bisa dibungkam tetap lantang dan akan selalu berisik
Bisik bisik
Lalu tanganmu bergerak di bawah meja
Sudah sangat jelas takusah lagi kau eja
Memang kau si raja tega
Rakyat banting tulang dan tenaga
Tapi tanpa sungkan kau curangi dengan bangga
Tingkah macam iblis tapi mimpi masuk surga
Mandat dari kami juga tak bisa kau jaga
Pola pikirmu tak pernah masuk logika
Omong kosong retorika
Semoga kau masuk neraka
Asbun di tiap omongan
Nirempati tanpa basa basi tak sungkan
Tiap buka mulut pancing keributan
Hati-hati kau kami buang ke lautan
Ban ka musikna
Palu gendang ena!
Mejuah-juah kita kerina
Mbera-mbera ibas wari enda kita lit ibas pasu-pasu Dibata
Man kam anak kami singuda-nguda ras anak perana tutuslah atendu sekolah bage pe si nggo erdahin ula kena mbiar ngataken kata situhuna ibas kebenaren sebab sora ni jelma senterem sora ni Dibata
Ooo penggual palu ndu gendang ndu e!