Lyrics
Tata Talita - Salahmu Sendiri
Melayu

Lirik Lagu Tata Talita - Salahmu Sendiri

Karya musik bertajuk “Salahmu Sendiri” yang dibawakan oleh penyanyi Tata Talita dan diciptakan oleh komposer Faisal Asahan mengemas narasi tentang batas akhir dari sebuah kesabaran serta konsekuensi logis atas pengabaian emosional dalam suatu hubungan. Secara filosofis, lirik lagu ini menyoroti pergeseran prinsip moral seseorang, di mana tindakan pengkhianatan atau perpindahan hati tidak lagi dipandang sebagai bentuk kriminalitas romantis murni, melainkan sebagai sebuah reaksi kausalitas akibat investasi emosional yang tidak dihargai secara timbal balik. Latar belakang cerita berfokus pada dinamika psikologis seorang individu yang memutuskan untuk berhenti berjuang sendirian setelah didera sikap acuh tak acuh pasangannya, lalu memilih membangun komitmen baru dengan orang lain yang mampu memberikan validasi emosional secara utuh. Melalui pendekatan jurnalistik yang objektif, karya ini merefleksikan realitas sosial bahwa bertahannya suatu hubungan sangat bergantung pada asas resiprositas, dan hilangnya respek secara terus-menerus pada akhirnya akan meruntuhkan ketahanan komitmen sepihak.

Lirik Salahmu Sendiri – Tata Talita

Puas sudah ku mencintaimu..
Luas sudah sabarku untukmu..
Walau kau acuh tak acuh..
Selama ini.. kepada diriku..

Semua ku korbankan untukmu..
Ku berjuang pertahankanmu..
Namun sedikitpun dirimu..
Tak menghargai.. cintaku padamu..

Kini setelah ku temukan dia..
Mau terima aku apa adanya..
Dia yang mengobati luka..
Maafkan sayang ku duakan cinta..

Aku khianati.. karena salahmu sendiri..
Tak pernah menghargai.. cinta yang aku beri..
Jangan kau sesali.. kini aku berpaling hati..
Hidup bersamamu.. tak sanggup lagi ku jalani..

Tentang

Judul
Tata Talita - Salahmu Sendiri
Artis
Tata Talita
Pencipta Lagu
Nama Channel
Tata Talita
Durasi Video
4.31
Tanggal Publikasi Video
4 Agustus 2026
Bahasa/Genre
Melayu
Dokumentasi Teks Oleh
Best Lirik Lagu
The Best Author by Jihan Sabrina, Kanchi Salsabella, Putri Lestari, Yeni Febria, Budi Mahendra.